Wednesday, January 11, 2012

Air Mata Rindu

Eh tadi macam banyaak sangat nak cerita, bila start menulis blank kejap.. Dah almost hilang skill menulis blog nampaknya.

Lately hati selalu terasa sayu. In a good way. Alhamdulillah, ahad lepas hari pengijazahan Darussyifa Bangi bagi batch 23, and i am blessed to be one of them. Best sangat. Gonna be one of my most memorable experience. InshaAllah, will write in detail someday. Then, kenapa sayu? Of course terbayang arwah abah hadir bersama ke majlis tu. Terbayang senyuman dia yg sangat sangat dirindui. Terbayang mencium tangan dia dan menunjukkan ijazah yg diperolehi. Terbayang ambil gambar bersama dia dan emak. Ya Allah, semoga Allah memberkati segala usaha ku, semoga ganjaran nya telah sampai kepadanya. Buat ibu mertuaku juga. Ini hadiah dari anak yg sangat merindui mereka. InshaAllah..

Sebenarnya pengajian tahun lepas disokong jasa ramai. Paling utama Emak.. Sabarnya memaksa tatkala aku malas nak ke kelas. Eh korang ingat aku sentiasa rajin ke? Cuba imagine kelas akademik kat uni pun kadang2 kita ponteng, ini pulak kelas agama@majlis ilmu. Berapa ramai syaitan yang goda, macam2 alasan dia bisik kt telinga, hehe. Kedua of course lah Papa yang beri aku kebenaran and voluntarily menjaga Awisy setiap malam Isnin. And Diddah n Kade yang selalu jadi driver aku n emak so that kitorg takde masalah parking bila sampai dah azan Maghrib. Tapi kini lepas tonton Ketika Cinta Bertasbih aku baru tahu yang mendahulukan orang lain dalam soal ibadat hukumnya makruh. Semoga suami dan adik2ku diberi peluang oleh Allah untuk turut belajar ilmu perubatan Islam selepasni, dan sama2lah kita hadiahkan pahalanya pada yg telah pergi; disamping bekalan buat diri sendiri. Ketiga buat Ust Zul, kawan baik arwah abah. He is the example of kawan dunia dan akhirat. Selepas abah dijemput Ilahi, dialah yg antara paling banyak membantu dan mengambil tahu hal aku dan adik2. Tanpa mengharap balasan. Untungnya arwah abah dikurnia sahabat seperti dia. Aku doakan persahabatan mereka hingga ke syurga. InshaAllah. Mesti ada lagi sesapa yg terlepasni, kalau aku xtulis kat sini jangan terasa. Mungkin aku terlepas pandang, tapi Allah tak pernah terlepas pandang. Pasti ganjarannya ada diakhirat nnt, akuni cuma mampu ucap terima kasih. Tadi baru ustaz ajar, pengetahuan Allah itu boleh diibaratkan walau satu daun gugur dari sebuah pokok pun ada dalam pengetahuan Allah. Bayangla berapa banyak daun dalam bumini, dan berapa banyak yg gugur dalam satu saat. Tak satupun terlepas drpd pengetahuan Allah Taala. MasyaAllah!

Oklah, will end here for tonite. Nak quote pesanan Tuan Guru Ustaz Haron Din:

"Ingatlah, andai sepanjang hidup ini anda mengejar akhirat, dunia pasti mengejar anda.
Tetapi andai anda mengejar dunia, akhirat pasti meninggalkan anda..."


Baca betul-betul, pahami dan semat dalam hati.

Wallahualam..

Wednesday, January 4, 2012

Everyone Should Learn Tafsir

Tafsir of Al-Quranul Kareem to be exact. Why?

Because its the primary source of hidayah. Its the words of Allah. Imagine reading a reminder from ur big boss. Well Al-Quran is remider from our creator. Allah. The one and only. And learning tafsir is different from just reading the translation. Because sometimes u might misunderstood the meaning or failed to grasp the overall picture. Learning tafsir with proper guidance from ustaz or ustazah, u'll see that even one ayat (sentence) could take an hour or more of explanation to really understand its meaning. For example, our ustaz uses Tafsir Ibn Kathir (ok i need to ref this later coz i might miss-spell his name) and to explain the message contained in just one ayat, 2-3 hadiths or more would be refs plus another ayat from other surah will be linked to strengthen the message. Well it sound complicated, but trust me its soo worth it. Its exciting and fun and mind blowing and terrifying at once. And I thank Allah for the chance He provided me.

Start now. DO NOT miss the chance.

Wednesday, July 27, 2011

Simple Things That Makes Me Happy

Just the other night we arrived at home a bit late, all tired and exhausted. As Papa was switching between tv channels, Awisy decided that he wants to color his book.

Which was pretty rare if I may add.


And boy how I was (pleasantly) surprised..

All by himself including the co-ordination..


I know that lotsof kids can do this, perhaps better. But just about a month ago he was at this stage...


A big improvement indeed~


Alhamdulillah :D

Sunday, July 17, 2011

One Small (But Significant) Step

It all started one fine morning while I was still in my study leave, not that long ago. After solah I head downstairs, open the front door for a fresh morning breeze and then switch on the tv.

It was "Muqaddimah" on tv9, Ust. Zahazan is talking on how to achieve "Solat Khusyuk".

Instead of continuing with my usual routine (power ON my laptop, then to the kitchen to boil the water for a fresh cup of Neslo - to fullfill my standard cafein requirements) I grabbed my pen and notebook, sat on the sofa, eyes glued to the tv. Khusyuk in solah is something i desperately want to achieve everytime i perform my solah, i want to learn and absorb every little thing from the Ust that I can apply to perfect my solah. There is always room for improvement. Personally a big one for me.

So he was discussing 5 tips from Imam Ghazali:

1. Hadirkan hati dalam solat
2. Memahami perbuatan dan bacaan dalam solat
3. Merasai kebesaran Allah dengan merasa diri terlalu kerdil dengan Allah
4. Merasa malu dan takut atas kekurangan dan kesalahan2 yang telah kita lakukan
5. Walaupun malu dan takut, kita menaruh harapan agar Allah mengampuni kesalah & menerima ibadah kita

(sorry if it is too brief or in-accurate, but i copied these from my scribbles)

On to point number 2, Ust stress the importance of us Muslim to understand arabic language. First is so that we can really understand everything we recite during solah, as solah is the primary medium of communication between us and Allah. In other words, imagine ourself asking help from someone in a foreign language that we can barely understand. How is that possible? Would the person grant ur wish? Sadly this happens five times a day while we are actually communicating with the most important of all, Allah - our God, our creator. And second, arabic is the language of Al-Quran, a book of guidance for us to live our life. No elaboration required.

I guess that really triggers me to initiate my first effort. I always have the intention to learn arabic language but so far that is how it stays; an intention. Until that fine morning.

I start by posting a new fb status:





A bit cliche, but the responds from my friends continue to motivate me. I even got one friend (if ure reading this, thanks babe!) who is willing to join me. Subhanallah, just one example see how Allah helps us to 'clear the path', not only He makes everything smooth and easy, He even grants me a friend so I wont hesitate and feel akward during the first class. After a Google search and a few clicks, I narrow down 2 choices. Both nearby my house and offer various levels and types of arabic classes. One phone call to the first number reveals that they have incoming slots of "Bahasa Arab Perbualan/Komunikasi - Tahap 1" class starting in few weeks away, class will be held every Saturday 11-1230pm. Just perfect, everything that I wanted I got simply from 1 phone call. ALHAMDULILLAH!

So today I finally I went to my first class. It was a small one, only 5 of us. Enjoyed it very much. I am quite amazed at how much i've learn just by spending 1.5hour from my weekend. At the end of the class all five of us can manage a brief introduction of ourself totally in arabic ;) It was a good first class in my definition. InsyaAllah it'll continue to be one. And InsyaAllah it'll bring me closer to my main objective.

I'll try to provide u an update from time to time so stay tuned ;)


Subhanallah - Alhamdulillah - Allahuakbar!


Thursday, May 5, 2011

Kenapa Aku Berdoa?

Baca ok? tak sampai 5 minit pun...


I am very inspired frm a hadis yg dgr masa kuliah Darussyifa..

Kisah mengenai seorg yang sakit teruk dan selalu berdoa agar Allah sembuhkan penyakitnya. Tapi penyakit dia tak sembuh2 sampailah akhirnya dia meninggal dunia.... Setelah meninggal dia dimasukkan ke syurga Firdaus, syurga yang paling tinggi. Dia hairan lalu bertanya pada malaikat, apa yang dia buat sampai layak masuk syurga tertinggi padahal amalan dia biasa2 saja?

Malaikat jawab, dia masuk syurga Firdaus sebagai balasan Allah atas kesabaran dia berdoa agar Allah sembuhkan penyakit dia semasa dia hidup. Walaupun doa dia nampak macam tak makbul di dunia, dia dapat ganjaran dia di akhirat yang jauuuuh lebih bernilai. Sebab Allah mmg dah janji setiap doa org yg beriman padaNya PASTI dia makbulkan, cuma mungkin kita yang tak tahu bila dan bagaimana..

I copied this frm my fb status chat, and modify sket.. But this is a very inspiring story sebab kadangkala memang kita akan rasa penat dan bosan berdoa bila kita rasa Allah tak makbulkan. I know cause I've been there once, and I regretted how I feel back then. Moga Allah ampunkan dosa-dosa aku. Yang penting keyakinan kita yang Allah maha mendengar dan maha mengetahui. Yakin dengan janji Allah yang akan memakbulkan doa doa kita. I'm holding to this story especially when i feel tired and frustrated.. Pasti timbul balik semangat.. Perlu doa doa doa doa dan doa lagi pada Allah, pasti takkan sia sia.. Dia pencipta kita, and we belong to Him.


Semoga Allah permudahkan kerja2 dan study kita. Semoga Allah lindungi kita dan keluarga kita di dunia dan akhirat. Semoga kita beroleh kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Amin!


Wednesday, April 27, 2011

Sebenarnya...

Sebenarnya hati ini cinta kepada-Mu
Sebenarnya diri ini rindu kepada-Mu

Tapi aku tidak mengerti
Mengapa cinta masih tak hadir
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa rindu belum berbunga

Sesungguhnya walau ku kutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau ku siram
Dengan air hujan dari tujuh langitMu

Namun cinta takkan hadir
Namun rindu tak akan berbunga

Ku cuba menghulurkan sebuah hadiah kepada-Mu
Tapi mungkin kerana isinya tidak sempurna tiada seri

Ku cuba menyiramnya agar tumbuh dan berbunga
Tapi mungkin kerana airnya tidak sesegar telaga khauthar

Sesungguhnya walau ku kutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau ku siram
Dengan air hujan dari tujuh langitMu

Namun cinta takkan hadir
Namun rindu tak akan berbunga

Jika tidak mengharap rahmat-MU
Jika tidak menagih simpati
Pada Mu Ya Allah

Tuhan hadiahkanlah kasih-Mu kepadaku
Tuhan kurniakanlah rinduku kepada-Mu
Moga ku tahu syukurku adalah milik-Mu

Tuesday, April 26, 2011

Buah Pinggang

Ketika menyampaikan kuliah berkenaan rawatan Islam untuk penyakit buah pinggang di kelas Darussyifa, TG highlighted a point that i'd like to share:

Buah pinggang yang fungsi nya membersihkan darah dalam badan manusia adalah sebesar kira-kira ibu jari kita. Tugasnya membersihkan/ memfilter toksin dan kotoran lain drpd darah. Buah pinggang itu kalau rosak, akibatnya terpaksa menjalani rawatan dialisis. Bandingkan saiz buah pinggang yang hanya sebesar ibu jari ciptaan Allah dengan mesin dialisis buatan manusia yang mungkin hampir sebesar bilik atau sebuah peti ais hanya untuk memperoleh hasil yang sama...

Kuasa Allah yang Maha Pencipta, Maha Bijaksana.. Ilmu manusia bak setitik air di lautan..